Info GTK Guru – Ingin mendapat info beasiswa bagi guru? Akses Portal Pelatihan teknis dan pahami informasi berikut agar anda lebih terarah. Akses Portal Pelatihan Teknis Kemendikdasmen menjadi informasi yang banyak dicari guru dan tenaga kependidikan yang ingin meningkatkan kompetensi melalui program pelatihan non-gelar. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyediakan portal khusus yang menghimpun berbagai program pengembangan kompetensi untuk guru, tenaga kependidikan, kepala sekolah, pengawas sekolah, hingga pendidik PAUD dan pendidikan nonformal.
Portal tersebut bukan hanya menjadi tempat untuk melihat daftar pelatihan. Di dalamnya tersedia informasi mengenai persyaratan, tahapan pendaftaran, dokumen yang harus disiapkan, proses seleksi, hingga pengumuman hasil. Dengan sistem tersebut, calon peserta dapat melihat program yang sesuai dengan bidang tugas sebelum menentukan pilihan.
Berdasarkan portal resmi GTKPG Kemendikdasmen, program pelatihan teknis tersedia melalui beberapa direktorat penyelenggara. Masing-masing direktorat memiliki sasaran peserta dan bidang pelatihan yang berbeda sehingga guru perlu membaca ketentuan program secara detail sebelum mendaftar.
Apa Itu Program Pelatihan Teknis Nongelar Kemendikdasmen?
Program ini merupakan bentuk pengembangan kompetensi profesional melalui pelatihan teknis tanpa menempuh pendidikan gelar. Peserta yang mengikuti program dapat memperoleh pengalaman dan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan tugas mereka.
Di portal resmi, program tersedia untuk berbagai kelompok pendidik dan tenaga kependidikan. Ada pelatihan yang secara khusus menyasar guru SMA, SMK, dan SLB, ada pula program untuk guru pendidikan dasar, kepala sekolah, pengawas, tenaga kependidikan, serta pendidik PAUD dan PNF.
Beberapa program juga dilaksanakan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri. Contohnya adalah program Healthy Eating Development for Early Childhood yang bekerja sama dengan Monash University, Australia. Program tersebut telah dilaksanakan pada September 2026 dan diikuti 40 peserta dari 14 provinsi.
Hal tersebut menunjukkan bahwa cakupan pelatihan tidak hanya berfokus pada satu kemampuan teknis, tetapi berkembang ke berbagai aspek pembelajaran dan kepemimpinan pendidikan.
Cara Akses Portal Pelatihan Teknis GTKPG
Guru yang ingin mencari program dapat masuk ke Portal Pelatihan Teknis GTKPG Kemendikdasmen dan memilih kategori sesuai bidang tugas. Pada halaman utama, tersedia direktorat penyelenggara yang memiliki program pelatihan masing-masing.
Setelah memilih kategori, calon peserta perlu membaca informasi program yang tersedia. Jangan langsung mengunggah dokumen sebelum mengetahui seluruh persyaratan karena ketentuan antara satu program dengan program lainnya dapat berbeda.
Secara umum, alurnya dimulai dari membaca persyaratan dan menyiapkan dokumen, kemudian membuat atau melengkapi profil, memilih program, dan mengunggah berkas sesuai ketentuan. Setelah itu, peserta menunggu proses verifikasi maupun seleksi yang ditetapkan penyelenggara. Portal PAUD dan PNF, misalnya, mencantumkan enam tahapan mulai dari persiapan berkas sampai penetapan penerima beasiswa, termasuk seleksi substansi melalui wawancara bagi peserta yang lolos administrasi.
Dengan demikian, calon peserta perlu memahami bahwa pendaftaran tidak otomatis berarti langsung menjadi penerima beasiswa pelatihan. Ada proses verifikasi dan seleksi sesuai program yang dipilih.
Program Pelatihan untuk Guru SMA, SMK, dan SLB
Salah satu kelompok program yang cukup beragam berada di bawah Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus.
Portal resmi saat ini mencantumkan beberapa pilihan, antara lain pelatihan kesejahteraan psikologis guru, literasi disipliner, numerasi lintas disiplin, STEM, pendidikan inklusif, serta Coding dan Artificial Intelligence (AI).
Program Implementation of STEM Learning in Educational Units for SMA/SMK/SLB Teachers, misalnya, diarahkan untuk membantu guru menerapkan pembelajaran STEM secara kontekstual dan aplikatif. Materi mencakup pengembangan solusi, kolaborasi, asesmen, serta perancangan proyek yang dapat diterapkan di sekolah.
Sementara itu, pelatihan Coding and Artificial Intelligence membekali guru dengan kemampuan mengintegrasikan coding, computational thinking, dan AI ke berbagai mata pelajaran. Materinya juga menyentuh aspek yang semakin penting dalam penggunaan teknologi pendidikan, seperti etika AI, perlindungan data, pencegahan bias, dan penggunaan AI sebagai alat bantu berpikir.
Program lainnya adalah Enhancing Numeracy Across Disciplines yang berfokus pada numerasi lintas mata pelajaran. Peserta diarahkan untuk mengembangkan pembelajaran numerasi yang terkait dengan konteks kehidupan nyata dan kebutuhan peserta didik.
Pelatihan untuk Guru Pendidikan Dasar
Program juga tersedia bagi guru pada jenjang pendidikan dasar melalui Direktorat Guru Pendidikan Dasar.
Portal direktorat tersebut menjelaskan bahwa pendaftaran dilakukan dengan membaca syarat program, mendaftar dan melengkapi profil melalui portal, kemudian mengunggah dokumen sesuai persyaratan. Setelah berkas diverifikasi, peserta menunggu pengumuman hasil seleksi dari Kemendikdasmen.
Bagi guru SD dan jenjang pendidikan dasar lainnya, pemilihan program sebaiknya mempertimbangkan hubungan materi pelatihan dengan bidang tugas di sekolah. Dokumen yang diminta juga harus disiapkan sesuai format yang ditentukan penyelenggara.
Program bagi Kepala Sekolah, Pengawas, dan Tenaga Kependidikan
Tidak hanya guru mata pelajaran, kepala sekolah, pengawas sekolah, dan tenaga kependidikan juga mendapat ruang pengembangan kompetensi melalui portal tersebut.
Direktorat Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah menyediakan jalur pengembangan kompetensi melalui pelatihan teknis dan workshop. Materinya diarahkan pada penguatan kepemimpinan, supervisi, dan tata kelola satuan pendidikan.
Beberapa topik yang tercantum dalam portal mencakup kepemimpinan sekolah, manajemen dan supervisi berbasis AI, serta penguatan kapasitas kepemimpinan.
Kehadiran program tersebut memperluas sasaran pelatihan sehingga pengembangan kompetensi tidak hanya dibebankan kepada guru yang mengajar langsung di kelas. Pengelola satuan pendidikan juga memperoleh kesempatan memperkuat kemampuan manajerial dan kepemimpinan.
Program Pelatihan untuk Direktorat PPG
Ada pula program yang disediakan oleh Direktorat Pendidikan Profesi Guru (PPG). Portal resmi mencantumkan pelatihan teknis nongelar yang berkaitan dengan bimbingan dan konseling bagi dosen serta konselor dalam lingkungan program pendidikan profesi guru.
Materinya mencakup pendekatan konseling, supervisi bimbingan dan konseling, layanan konseling daring, growth mindset, hingga prinsip kesehatan mental yang relevan dengan perkembangan anak dan remaja.
Program semacam ini menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi dalam ekosistem GTKPG juga menyasar tenaga yang mendukung proses pembentukan dan pengembangan profesional guru.
Pilihan Program untuk Guru PAUD dan PNF
Pendidik PAUD dan PNF juga dapat mengakses jalur pelatihan teknis tersendiri.
Pada portal resmi, terdapat program Healthy Eating Development for Early Childhood bersama Monash University, Australia, serta program Curriculum as a Compass for Early Childhood Education (ECE) bersama Curtin University, Australia. Untuk pendidik PNF, tersedia pula Cultivating Student Learning Motivation bersama Hiroshima University, Jepang.
Materi tersebut berkaitan dengan isu yang dekat dengan kebutuhan pembelajaran anak usia dini dan pendidikan nonformal, mulai dari pengembangan pola makan sehat, kurikulum PAUD, hingga strategi meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
Beberapa program seperti pelatihan bersama universitas luar negeri memiliki sasaran peserta yang terbatas. Karena itu, calon peserta perlu membaca syarat khusus sebelum mempersiapkan berkas.
Dokumen yang Perlu Disiapkan Sebelum Mendaftar
Salah satu tahap yang tidak boleh dilewatkan adalah menyiapkan dokumen administrasi. Dokumen persyaratan tidak selalu identik antara satu program dengan program lainnya.
Secara umum, calon peserta perlu mempersiapkan identitas dan dokumen yang membuktikan status serta kualifikasinya. Dalam informasi yang tersedia di portal, beberapa program meminta data seperti NUPTK dan dokumen pendukung lainnya. Persyaratan khusus, termasuk kemampuan Bahasa Inggris apabila diwajibkan, harus dilihat pada halaman program yang dipilih. Portal Dikmen Diksus, misalnya, mencantumkan ketentuan umum tertentu seperti status WNI, batas usia maksimal 55 tahun per 31 Desember 2026, serta kepemilikan NUPTK sesuai ketentuan program.
Untuk program yang melibatkan mitra luar negeri, sertifikat kemampuan Bahasa Inggris dapat menjadi salah satu dokumen yang diminta, meskipun terdapat ketentuan pengecualian pada program tertentu.
Karena itu, calon peserta tidak sebaiknya menggunakan satu daftar dokumen yang sama untuk semua pelatihan. Baca ketentuan pada program yang benar-benar akan dipilih.
Tahapan Seleksi Tidak Selalu Berakhir pada Verifikasi Administrasi
Calon peserta juga perlu memperhatikan bahwa mekanisme seleksi dapat memiliki beberapa tahap.
Portal PAUD dan PNF, misalnya, mencantumkan seleksi administrasi, kemudian seleksi substansi melalui wawancara untuk peserta yang lolos tahap sebelumnya, sebelum akhirnya dilakukan penetapan penerima beasiswa pelatihan teknis.
Sementara pada program tertentu di Dikmen Diksus, portal sudah menampilkan pengumuman hasil seleksi administrasi dan hasil seleksi wawancara. Hal ini menunjukkan bahwa tahapan program dapat berbeda sesuai penyelenggara dan jenis pelatihannya.
Karena itu, setelah mengirimkan pendaftaran, peserta perlu memantau portal secara berkala dan tidak hanya menunggu informasi melalui grup percakapan.
Apakah Semua Program Masih Membuka Pendaftaran?
Ini menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan calon peserta. Tidak semua program di portal otomatis sedang membuka pendaftaran.
Sebagai contoh, halaman program pelatihan Coding dan Artificial Intelligence untuk guru SMA/SMK/SLB mencatat periode pendaftaran 22–30 September 2026 dan saat ini status pendaftarannya telah ditutup. Portal juga telah mencantumkan tahapan seleksi administrasi, wawancara, hingga pelaksanaan pelatihan pada November 2026, dengan catatan jadwal dapat berubah.
Program numerasi lintas disiplin juga memiliki periode pendaftaran tersendiri, yaitu 17–24 Agustus 2026, dan pada halaman program tercatat pendaftaran sudah ditutup.
Fakta tersebut penting karena guru yang menemukan tautan program melalui pencarian internet belum tentu masih dapat mendaftarkan diri. Periksa status pendaftaran langsung pada portal resmi sebelum menyiapkan atau mengunggah dokumen.
Ringkasan Portal Pelatihan Teknis Kemendikdasmen
| Sasaran | Contoh program |
|---|---|
| Guru SMA/SMK/SLB | Coding & AI, STEM, numerasi, literasi, pendidikan inklusif |
| Guru Pendidikan Dasar | Program pengembangan kompetensi melalui Direktorat Guru Pendidikan Dasar |
| Guru BK dan lingkungan PPG | Bimbingan dan konseling |
| Kepala Sekolah/Pengawas | Kepemimpinan, supervisi, tata kelola sekolah |
| Guru PAUD | Healthy Eating Development, kurikulum PAUD |
| Pendidik PNF | Motivasi belajar peserta didik |
Daftar tersebut bukan berarti seluruh program selalu terbuka bersamaan. Jadwal, kuota, sasaran, dokumen, dan tahapan seleksi mengikuti pengumuman masing-masing program di portal resmi.
Cara Memastikan Pendaftaran Tidak Terlewat
Guru dan tenaga kependidikan yang ingin mengikuti program sebaiknya menjadikan portal resmi sebagai rujukan utama. Saat ada program baru, perhatikan setidaknya nama program, sasaran peserta, periode pendaftaran, dokumen yang diminta, tahapan seleksi, dan status pendaftaran.
Hal lain yang juga penting adalah memastikan berkas hasil pindai dapat dibaca dengan jelas serta mengikuti format yang diminta. Pada program tertentu, peserta juga diwajibkan melampirkan surat rekomendasi, esai atau personal statement, dan surat pernyataan kesanggupan. Program KKA untuk guru pendidikan menengah, misalnya, mencantumkan beberapa dokumen tersebut dalam persyaratannya.
Dengan membaca ketentuan sejak awal, calon peserta dapat menghindari persoalan administratif yang sebenarnya bisa dicegah sebelum pendaftaran dikirim.
Kesimpulan
Portal Pelatihan Teknis Kemendikdasmen menjadi salah satu pintu resmi untuk mengetahui dan mengikuti program pengembangan kompetensi nongelar bagi guru dan tenaga kependidikan. Pilihan pelatihannya cukup beragam, mulai dari Coding dan AI, STEM, numerasi, literasi, pendidikan inklusif, kesejahteraan psikologis guru, kepemimpinan sekolah, bimbingan dan konseling, hingga program untuk PAUD dan PNF. Namun, setiap pelatihan memiliki sasaran, persyaratan, jadwal, dan tahapan seleksi yang berbeda. Karena itu, calon peserta perlu membaca informasi program secara menyeluruh dan memantau portal resmi GTKPG Kemendikdasmen untuk mengetahui program yang masih terbuka, dokumen yang wajib diunggah, serta pengumuman hasil seleksi.